Karena Hidup Tidak Hanya Soal Nominal, Tetapi Juga Tentang Amal #JanganTakutBerbagi

April 18, 2019




Ketika hidup tidak hanya soal mencari, tetapi juga soal memberi
Ketika hidup tidak hanya soal nominal, tetapi juga tentang amal
Ketika tangan di atas, lebih baik daripada tangan di bawah
Ketika bisa berbagi lebih baik daripada hanya sekedar memperkaya diri
Karena berbagi itu bahagia

Berbagi Adalah Bahagia

#JanganTakutBerbagi Dompet Dhuafa

Rasanya kata berbagi sudah sangat kerap kita dengarkan dalam kehidupan, tetapi apakah untuk pelaksanaannya berbanding lurus dengan itu? Berbagi, sebuah kata yang singkat tetapi memiliki makna yang berharga bagi saya. Berbagi menurut saya adalah ketika saya bisa memberikan sesuatu untuk orang lain dengan tulus ikhlas dan tanpa rasa harap. Ketika kita berbagi, kita memberikan rasa bahagia untuk orang lain. Ketika kita meniatkan diri untuk berbagi, kita tidak harus mengenal dengan baik orang yang ingin kita bantu terlebih dahulu. Tetapi, hal yang pasti kita tahu adalah mereka membutuhkan bantuan kita. Berbagi pun tidak hanya terbatas harus dengan uang, ada banyak hal yang bisa kita bagikan untuk orang lain. Rasa kepedulian, pengetahuan, atau kemampuan apapun yang kita miliki dan kita rasa bisa untuk membantu orang lain yang membutuhkan adalah definisi berbagi. Rasanya teori yang saya sampaikan ini sangat mudah, tetapi sangat sulit direalisasikan. Bahkan di kehidupan sekarang ini, kerap sekali kita temukan mereka yang tidak peduli terhadap orang di luar sana yang membutuhkan. Ada yang meminta dengan iba, tetapi kita tidak bisa memberi padahal kita memiliki.

Tidak sedikit orang yang bahkan sulit  berbagi pengetahuan, uang ataupun waktunya. Padahal tidak ada yang rugi dan tidak akan ada yang merasa kehilangan dengan berbagi. Sebagai makhluk sosial, ketika sudah bisa berbagi maka hubungan dengan sekitarnya pun akan semakin erat. Jangan diukur dari barang ataupun uang, bahkan kata demi kata yang kita berikan bisa saja mampu membahagiakan orang lain.

#janganTakutBerbagi Dompet Dhuafa

Katanya memberi bisa membuat kita miskin? Ini adalah salah besar dan bisa saja dengan anggapan tersebut, kita termasuk orang yang miskin hati. Jika kita memberikan uang Rp. 2.000,- kepada orang lain yang membutuhkan, hal tersebut tidak akan membuat kita menjadi miskin ataupun mengalami kerugian. Bisa saja hal kecil yang kita lakukan tersebut berhasil membuat orang lain tersenyum. Untuk saya pribadi, berbagi tidak hanya perkara tentang harta, ada banyak hal yang perlu saya bagikan. Pengetahuan yang sudah saya dapatkan, kemampuan yang dimiliki, atau bahkan dengan tulisan ini saya sudah berbagi dan bisa mengajak teman-teman untuk berbagi. Tidak ada yang salah dengan memberi, tidak ada yang rugi dengan berbagi. Ketika kita rasa kita mampu untuk berbagi, janganlah ragu dan ditunda. Ketika kita bisa membuat seseorang tersenyum, akan ada sukacita di hati kita yang timbul. Karena berbagi itu adalah bahagia.

Karena Hidup Tidak Hanya Soal Nominal, Tetapi Juga Tentang Amal

Adakah yang mewajibkan kita jika memberi harus dalam jumlah yang besar? Karena besarnya amal yang menentukan adalah Allah bukanlah nominal. Karena berapapun nominalnya atau apapun yang kita berikan bisa menciptakan bahagia untuk mereka. Sebagai seseorang yang bekerja di dunia komunitas, bisa bertemu dengan banyak orang dan berbagi ilmu yang bermanfaat rasanya sungguh menyenangkan.

Bekerja di dunia kesehatan tidaklah jarang saya menemukan orang yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Contoh kecilnya dalam kehidupan sehari-hari, bisa ikut memberikan solusi tentang apa yang mereka keluhkan adalah salah satu hal kecil yang bisa saya bagikan. Apalagi jika yang saya bagikan tersebut, bisa membantu kondisi mereka menjadi lebih baik. Banyak sekali orang yang yang saya temui di apotek dengan berbagai macam keluhan, bisa membantu mereka dengan solusi yang tepat dan melihat mereka bisa beraktifitas dengan sehat adalah kepuasan. Belum lagi karena saya hidup di era teknologi dan bekerja tidak jauh dari hal tersebut, tidak cukup rasanya kita hanya menikmati kemajuan teknologi tanpa menghasilkan manfaat. Sekarang ini bahkan kita bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang menjalani perawatan ataupun sedang berjuang untuk kondisinya dengan berdonasi secara online. Tentunya, saya sebagai pengguna sosial media ini adalah hal yang baik karena sosial media yang saya miliki bisa memberikan manfaat. Jika kita tidak bisa memberikan donasi, paling tidak kita ikut membantu menginformasi jika ada saudara kita yang membutuhkan. Perjuangan mereka membutuhkan dukungan dari kita.

#JanganTakutBerbagi Dompet Dhuafa

Sering kali kita menemui orang-orang di luar sana yang membutuhkan uluran tangan, tetapi mereka tetap ingin berusaha mencukupi kebutuhan mereka dengan upayanya. Singkat cerita, Pak Semedi ini adalah tukang becak yang sering saya lihat di sekitar saya. Kadang saya lihat beliau bisa saja tidak mendapatkan penumpang sama sekali dalam sehari, tetapi bukan berarti itu adalah alasan untuk beliau menyerah. Keesokannya setelah saya lihat beliau tanpa penumpang, Pak Semedi masih tetap hadir menunggu barang kali ada orang yang membutuhkan tumpangan becaknya. Hidup itu harus bekerja keras, rasanya itulah yang beliau lakukan. Setiap subuh, Pak Semedi membantu istrinya yang kebetulan berjualan jamu keliling. Sudah puluhan tahun hal tersebut beliau lakukan bersama istri untuk menghidupi tujuh orang anaknya yang sekarang sudah merantau mencari nafkah di kota lain. Menggantungkan nasib pada anaknya nampaknya bukanlah hal yang yang dipilih beliau. Pak Semedi tetap memilih bekerja dan berusaha untuk mencukupi kebutuhannya. Tidak banyak yang bisa saya berikan pada beliau, tetapi berbagi hal kecil seperti makanan sudah bisa membuat Pak Semedi yang pantang menyerah ini tersenyum bahagia dan terus mendoakan kita. Tentunya masih banyak Pak Semedi lainnya yang bisa kita bantu dan berikan donasi dalam hal apapun.

Dompet Dhuafa, Mempermudah Kita untuk Berbagi #JanganTakutBerbagi

Ketika kita bicara soal berbagi, saya yakin teman-teman banyak yang berniat untuk hal tersebut. Tapi, berbagi bisa saja menjadi hal rumit. Bukan tentang jumlah yang harus diberikan, tapi bisa saja waktu yang sulit dan tidak tahu harus menyalurkan ke lembaga seperti apa yang terpercaya. Di zaman modern ini, dimana semua orang memiliki kesibukan tentunya mencari waktu dan memilih wadah yang tepat untuk berbagi bukanlah hal mudah. Untungnya ada angin segar yang hadir di tengah kita yang siap membagikan apa yang kita berikan.

Sebagai seseorang yang bekerja, tentunya saya memiliki kewajiban untuk berzakat dari apa yang sudah saya dapatkan yaitu penghasilan. Tidak hanya saya, kalian pun memiliki kewajiban demikian jika berpenghasilan. Tetapi, terkadang kita lupa dengan hal tersebut. Kesibukan dan waktu bisa saja yang kita jadikan alasan utama. Tapi, ada pula yang tidak mengerti jumlah yang harus diberikan sebagai alasannya. Di era ini, sudah banyak sekali hal yang mempermudah kita untuk berbagi. Bagi kita yang sibuk, kita bisa memilih Dompet Dhuafa sebagai sahabat yang mempermudah kita untuk berbagi dan terpercaya. Lalu apa itu Dompet Dhuafa?  Dompet Dhuafa adalah lembaga nirlaba milik masyarakat Indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf serta dana lainnya yang halal dan legal dari perseorangan, kelompok, perusahaan.

Bicara soal zakat yang harus diberikan dari penghasilan, ternyata kita tidak perlu bingung lagi karena di Dompet Dhuafa terdapat Kalkulator Zakat yang sangat mudah kita gunakan sebagai pedoman berapa seharusnya yang kita berikan. Bahkan Dompet Dhuafa juga memberikan panduan untuk kita berzakat. Dompet Dhuafa sebagai tempat kita berbagi pun ikut berbagi kepada kita dengan apa yang dimilikinya. Tentunya seperti yang sudah saya singgung di atas, berbagi di Dompet Dhuafa tidak hanya tentang zakat tetapi bisa pula dengan sedekah. Menjawab kebutuhan para millenial, donasi yang bisa kita berikan pun bisa di berbagai bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, lingkungan, dan Parsel Ramadhan. Kita bisa menyesuaikan dengan apa yang kita inginkan. Misalnya jika kita ingin melakukan donasi di dunia kesehatan bisa melalui Sehat Milik Semua Dompet Dhuafa yang bertujuan agar mereka yang membutuhkan tetap memperoleh layanan pengobatan yang memadai. Untuk kita yang tertarik berbagi donasi di dunia kemanusiaan, Dompet Dhuafa juga bisa menjembatani lewat beberapa program yang mereka miliki.

#JanganTakutBerbagi Dompet Dhuafa

Rasanya jika alasan kita tidak berbagi adalah karena bingung, tentunya sudah tidak perlu lagi merasakan demikian dengan adanya Dompet Dhuafa. Jika alasannya adalah karena program yang ditawarkan tidak sesuai dengan isi hati kita, Dompet Dhuafa sudah memiliki berbagai pilihan program untuk kita berbagi dan sudah pasti akan disalurkan dengan tepat kepada yang membutuhkan. Dompet Dhuafa adalah sahabat kita berbagi dan mereka yang membutuhkan. Dompet Dhuafa mempermudah berbagi dan bahagia. Jadi #JanganTakutBerbagi.



“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jangan Takut Berbagi yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”

more info cek:
Twitter : dompet_dhuafa Instagram : @dompet_dhuafa Facebook : Dompet Dhuafa


You Might Also Like

12 komentar

  1. Keren mba... Semoga kita bisa Istiqomah dalam berbagi kebaikan ya mba... Baik tulisan maupun dalam hal apapun aamiin ☺❤

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin aamiin mbak. Semoga bisa terus berbagi dalam hal apapun ❤️😊

      Hapus
  2. Setuju banget sama statement "Hidup Tidak Hanya Soal Nominal, Tetapi Juga Tentang Amal" Masya Allah ya, Kak. Luar biasa.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa selalu Istiqamah ya kak. Aamiin aaminn

      Hapus
  3. Yap, setuju banget mbak kalau berbagi itu bukan dilihat dari nominalnya tapi dari tulus ikhlasnya beramal. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, semoga kita bisa selalu istiqomah dengan niat tersebut. Aamiin

      Hapus
  4. Setuju dan menurutku berbagi itu bisa lewat apapun, kalo materi juga ga harus bnayak karena yg penting habit berbagi itu dibangun. Plus, semoga pak semedi diberikan kesehatan terus ya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya betul banget mbak erny. Konsep berbagi bisa dalam hal apapun. Aamiin, semangat beliau luar biasa

      Hapus
  5. Saya jadi malu sama Pak Semedi. Punya semangat kerja yang tinggi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Samaaa, setelah ngobrol sama beliau jadi evaluasi diri sendiri

      Hapus
  6. Tidak akan jatuh miskin, seseorang yang membagikan hartanya kepada sesama.
    Karena berbagi itu indah, tidak pernah rugi dan membawa sukacita hidup.

    BalasHapus

Follow Diah by Email

Like us on Facebook

Flickr Images

Subscribe